{"id":265,"date":"2025-02-17T05:52:16","date_gmt":"2025-02-17T05:52:16","guid":{"rendered":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/?page_id=265"},"modified":"2025-02-20T08:02:34","modified_gmt":"2025-02-20T08:02:34","slug":"dari-youtube-channel","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/dari-youtube-channel\/","title":{"rendered":"Dari Youtube Channel"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6285331433345&amp;text=Hi+%2AGili+Ketapang+Snorkeling%2A%21+Saya+ingin+mendapat+informasi+lebih+lanjut+tentang+Paket+Hiu+Tutul+https%3A%2F%2Fgiliketapangsnorkling.com%2Fblog&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"450\" src=\"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/ngabuburit-nonton-hiu-tutul.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-271\"\/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Bagi Nelayan Gili Ketapang Probolinggo, Hiu Tutul bukanlah fenomena baru, karena hampir setiap berlayar mereka akan bertemu dengan binatang ini. Hiu Tutul bukanlah ancaman bagi mereka, karena hiu ini tidak pernah mengganggu manusia. Bahkan Hiu ini tidak akan bereaksi ketika didekati perahu nelayan. Menurut penelitian hiu ini dapat mencapai panjang 18 meter, sedangkan hiu-hiu yang ada di sekitar pantai probolinggo panjangnya sekitar 3 sampai 6 meter. Hiu ini diburu untuk dijadikan makanan di beberapa negara, mereka membayar mahal untuk sirip, daging dan minyaknya. Akhir-akhir ini banyak wisatawan yang ingin menyaksikan langsung hiu-hiu ini, dengan menyewa perahu atau speed boat yang berangkat dari tempat wisata Bentar atau dari Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo. Ada keasyikan tersendiri, ketika mereka dapat berfoto di dekat hiu-hiu ini. Dengan biaya yang tidak terlalu mahal wisatawan sekarang dapat langsung diantar oleh pemandu wisata ke area tersebut menggunakan perahu cepat atau speed boat. Anda dapat memesannya melalui website <a href=\"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\">giliketapangsnorkling.com<\/a> atau melalui channel ini apabila anda tertarik.<\/p>\n\n\n\n<p>Apakah berendam di air laut dapat meredakan reumatik?<br>BENAR. Ini bahkan merupakan keutamaan mandi laut tertua yang diakui. Pada tahun 1899, Dr. Louis Bagot membuka pusat thalassotherapy pertama di Roscoff, Finist\u00e8re. Dia menemukan pengobatan rematik dengan air laut yang dipanaskan, memberikan efek pelemas otot dan relaksasi. Menyelam dalam air laut, kita berevolusi dalam keadaan tanpa bobot dengan dorongan Archimedes yang membagi sepuluh berat badan kita, yang memungkinkan kita menggerakkan persendian dengan lembut. Dr Marie Perez Siscar, Presiden Perancis Thalasso, baru saja menerbitkan penelitian terhadap 600 tamu spa yang menderita osteoartritis. Setelah tiga hari, 60 persen mengatakan bahwa patologi mereka telah membaik secara keseluruhan rasa sakit berkurang dan fungsi kembali dan 33 persen telah mengurangi konsumsi obat-obatan. Setelah tiga puluh hari pengobatan, skor ini masing-masing meningkat menjadi 99 persen dan 75 persen.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"Apakah wisata snorkeling aman?  #giliketapang #wisatajatim #fish #clownfish #lautindonesia\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/97HWqVfbHyw?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Manfaat berlibur di Pantai.<\/h2>\n\n\n\n<p>Dengan berwisata di pantai anda akan mendapatkan dosis Vitamin D harian Anda lebih mudah dari sebelumnya. Cukup habiskan beberapa jam di bawah sinar matahari. Vitamin D dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu penurunan berat badan, membantu pencegahan penyakit, dan banyak lagi!<br>Menghabiskan waktu di alam terbuka dan membuka diri terhadap pengalaman baru saat berlibur di pantai dapat meningkatkan suasana hati Anda secara keseluruhan. Dengan menghirup ion negatif yang dihasilkan oleh air yang mengalir, Anda dapat menikmati penyerapan oksigen yang lebih baik, yang akan membantu menyeimbangkan kadar serotonin Anda.<br>Air laut yang asin memiliki kemampuan untuk meingkatkan sistem kekebalan tubuh Anda, Memperbaiki kondisi kulit, Membantu Anda bernapas lebih baik, Merangsang sistem peredaran darah Anda,<br>Mengurangi kecemasan. Anda juga akan dapat tidur lebih lelap malam harinya. Berwisata di Pantai seperti Pulau Gili Ketapang tidak terlalu mahal, bahkan cenderung murah. Dari harga paket 100 ribu per orang, anda sudah dapat makan siang dengan lauk ikan laut dan fasilitas lainnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"Ikan Yang Terlahir Jantan dan akan menjadi betina ketika dibutuhkan! #clownfish #beach #giliketapang\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/lFI8JfyQyKQ?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi Nelayan Gili Ketapang Probolinggo, Hiu Tutul bukanlah fenomena baru, karena hampir setiap berlayar mereka akan bertemu dengan binatang ini. Hiu Tutul bukanlah ancaman bagi mereka, karena hiu ini tidak pernah mengganggu manusia. Bahkan Hiu ini tidak akan bereaksi ketika didekati perahu nelayan. Menurut penelitian hiu ini dapat mencapai panjang 18 meter, sedangkan hiu-hiu yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":271,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-265","page","type-page","status-publish","has-post-thumbnail","hentry"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dari Youtube Channel - Gili Ketapang Snorkeling<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/dari-youtube-channel\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dari Youtube Channel - Gili Ketapang Snorkeling\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bagi Nelayan Gili Ketapang Probolinggo, Hiu Tutul bukanlah fenomena baru, karena hampir setiap berlayar mereka akan bertemu dengan binatang ini. Hiu Tutul bukanlah ancaman bagi mereka, karena hiu ini tidak pernah mengganggu manusia. Bahkan Hiu ini tidak akan bereaksi ketika didekati perahu nelayan. Menurut penelitian hiu ini dapat mencapai panjang 18 meter, sedangkan hiu-hiu yang [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/dari-youtube-channel\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gili Ketapang Snorkeling\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-20T08:02:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/ngabuburit-nonton-hiu-tutul.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/dari-youtube-channel\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/dari-youtube-channel\\\/\",\"name\":\"Dari Youtube Channel - Gili Ketapang Snorkeling\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/dari-youtube-channel\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/dari-youtube-channel\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/ngabuburit-nonton-hiu-tutul.jpg\",\"datePublished\":\"2025-02-17T05:52:16+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-20T08:02:34+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/dari-youtube-channel\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/dari-youtube-channel\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/dari-youtube-channel\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/ngabuburit-nonton-hiu-tutul.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/ngabuburit-nonton-hiu-tutul.jpg\",\"width\":800,\"height\":450,\"caption\":\"Poster Wisata Hiu Tutul Gili Ketapang\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/dari-youtube-channel\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dari Youtube Channel\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gili Ketapang Snorkeling\",\"description\":\"Snorkelingnya Pulau Gili Ketapang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gili Ketapang Snorkeling\",\"url\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/02\\\/Desain_tanpa_judul-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/02\\\/Desain_tanpa_judul-removebg-preview.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Gili Ketapang Snorkeling\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/giliketapangsnorkling.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dari Youtube Channel - Gili Ketapang Snorkeling","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/dari-youtube-channel\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dari Youtube Channel - Gili Ketapang Snorkeling","og_description":"Bagi Nelayan Gili Ketapang Probolinggo, Hiu Tutul bukanlah fenomena baru, karena hampir setiap berlayar mereka akan bertemu dengan binatang ini. Hiu Tutul bukanlah ancaman bagi mereka, karena hiu ini tidak pernah mengganggu manusia. Bahkan Hiu ini tidak akan bereaksi ketika didekati perahu nelayan. Menurut penelitian hiu ini dapat mencapai panjang 18 meter, sedangkan hiu-hiu yang [&hellip;]","og_url":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/dari-youtube-channel\/","og_site_name":"Gili Ketapang Snorkeling","article_modified_time":"2025-02-20T08:02:34+00:00","og_image":[{"width":800,"height":450,"url":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/ngabuburit-nonton-hiu-tutul.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/dari-youtube-channel\/","url":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/dari-youtube-channel\/","name":"Dari Youtube Channel - Gili Ketapang Snorkeling","isPartOf":{"@id":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/dari-youtube-channel\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/dari-youtube-channel\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/ngabuburit-nonton-hiu-tutul.jpg","datePublished":"2025-02-17T05:52:16+00:00","dateModified":"2025-02-20T08:02:34+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/dari-youtube-channel\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/dari-youtube-channel\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/dari-youtube-channel\/#primaryimage","url":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/ngabuburit-nonton-hiu-tutul.jpg","contentUrl":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/ngabuburit-nonton-hiu-tutul.jpg","width":800,"height":450,"caption":"Poster Wisata Hiu Tutul Gili Ketapang"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/dari-youtube-channel\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dari Youtube Channel"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/","name":"Gili Ketapang Snorkeling","description":"Snorkelingnya Pulau Gili Ketapang","publisher":{"@id":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/#organization","name":"Gili Ketapang Snorkeling","url":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Desain_tanpa_judul-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Desain_tanpa_judul-removebg-preview.png","width":500,"height":500,"caption":"Gili Ketapang Snorkeling"},"image":{"@id":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/265","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=265"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/265\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":275,"href":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/265\/revisions\/275"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/271"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/giliketapangsnorkling.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=265"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}